Gaya HidupRegional

Festival Senin dan Qasidah Parigi Moutong Jadi Sarana Dakwah dan Pelestarian Budaya

×

Festival Senin dan Qasidah Parigi Moutong Jadi Sarana Dakwah dan Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Acara ditutup oleh Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Parigi Moutong, Marzuk Hululo yang hadir mewakili Bupati Erwin Burase. Dok: Diskominfo Parimo

PEMERINTAH Kabupaten Parigi Moutong menutup Festival Seni dan Qasidah 2026. Acara resmi berakhir di Taman Budaya Hasan Basuan, Sabtu (17/10/2026) malam.

Plt Kabag Kesra Setda Parigi Moutong, Marzuk Hululo, memimpin penutupan kegiatan. Ia hadir mewakili Bupati Erwin Burase.

Marzuk membacakan sambutan tertulis Bupati. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus LASQI, pembina, dewan juri, dan seluruh pendukung.

Ia menegaskan festival ini bukan sekadar kompetisi. Ajang ini menjadi sarana dakwah, pembinaan karakter, dan pelestarian budaya Islami.

Musik qasidah membawa pesan-pesan religius. Pesan tersebut mampu memperkuat keimanan dan mempererat silaturahmi.

“Kemenangan tidak sekadar mengukur keberhasilan kompetisi. Nilai utamanya terletak pada persaudaraan, sportivitas, dan sikap saling menghargai,” ujar Marzuk dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Minggu (18/10/2026).

Ia mengucapkan selamat kepada para pemenang. Ia juga memotivasi peserta yang belum juara agar terus berlatih.

Pemkab Parigi Moutong mendorong ajang ini menjadi gerakan pembinaan berkelanjutan, khususnya bagi generasi muda.