KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah terus menggencarkan operasi sarang narkoba di provinsi itu. Langkah ini menindaklanjuti instruksi Presiden kepada Kapolri.
Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan memerintahkan seluruh jajarannya bergerak. Operasi ini melibatkan gabungan Polda Sulteng, BNNP, Satbrimob, Ditsamapta, dan Polresta Palu.
Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pribadi Sembiring mengatakan, operasi gabungan yang dipimpinnya telah berlangsung empat kali.
Dalam operasi itu, mereka mengamankan 28 terduga pelaku beserta barang bukti. Setelah pemeriksaan penyidik, BNNP Sulteng menerima seluruh pelaku untuk direhabilitasi karena semuanya terbukti sebagai pengguna narkoba jenis sabu-sabu.
Sembiring mengakui, penindakan belum sepenuhnya menghentikan peredaran. Beberapa lokasi sasaran masih menunjukkan aktivitas jual beli narkoba seusai digrebek.
“Kami terus menggelar Operasi Sarang Narkoba sampai tuntas. Kami fokus menyisir wilayah Kayumalue dan Tatanga, Kota Palu,” tegasnya di Palu, Minggu (18/10/2026).
Sembiring mengajak masyarakat aktif membantu polisi. Harapannya, daerah berstigma kampung narkoba berubah menjadi Kampung Bersih Narkoba (Bersinar).
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin turut memberi imbauan. Ia meminta tokoh masyarakat, agama, dan pemuda bersatu melawan narkoba.
Masyarakat perlu segera melapor jika menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika. Sinergi aparat dan warga menjadi kunci memutus rantai peredaran narkoba.













