Regional

Angka Stunting dan Kemiskinan Turun, Bappeda Palu Intensifkan Pengawasan OPD

×

Angka Stunting dan Kemiskinan Turun, Bappeda Palu Intensifkan Pengawasan OPD

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappeda Kota Palu, Ahmad Rijal Arma. Foto: Rusdia/Eranesia.id

BADAN Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memahami dan menjalankan 53 program utama serta 35 program prioritas pemerintah daerah.

Kepala Bappeda Kota Palu, Ahmad Rijal Arma, menegaskan setiap kepala OPD telah menandatangani Perjanjian Kinerja (PK). 

Dokumen ini menjadi bentuk komitmen pelaksanaan program sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi.

“Seluruh kepala OPD sudah menandatangani perjanjian kinerja. Mereka memahami program prioritas yang berkaitan langsung dengan instansinya,” ujarnya di Kantor Bappeda Kota Palu, Senin (19/10/2026).

Seusai penandatanganan PK, Bappeda menggelar monitoring dan evaluasi langsung ke setiap OPD. Langkah ini memastikan seluruh rencana kerja berjalan sesuai target.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan tren positif pada sejumlah indikator pembangunan. Angka stunting dan tingkat kemiskinan di Kota Palu tercatat mengalami penurunan secara signifikan.

Bappeda juga mengawal ketat perencanaan program sejak tahap awal. Tim melakukan penandaan (tagging) program melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Kami memastikan sub rincian belanja benar-benar tepat sasaran. Kami mencoret usulan belanja yang tidak berkaitan langsung dengan penanganan stunting dan kemiskinan,” tegas Rijal.

Ia menambahkan, Bappeda berfokus pada fungsi perencanaan, koordinasi, dan pengawasan. Sementara itu, eksekusi program pengentasan kemiskinan berjalan di OPD teknis, seperti Dinas Sosial, Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Bentuk intervensi meliputi penyaluran modal usaha serta pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat.

“Bappeda memastikan program kerja memberikan dampak nyata. Kami tidak hanya mengejar penyelesaian kegiatan, tetapi juga memastikan hasil akhirnya memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.