Gaya Hidup

NASA Izinkan Astronaut Bawa Smartphone ke Misi Bulan

×

NASA Izinkan Astronaut Bawa Smartphone ke Misi Bulan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Astronaut menggunakan smartphone saat berada di luar angkasa. Dok: AI Gemini/Eranesia.id

ASTRONAUT kini bisa menggunakan handphone di luar angkasa, termasuk iPhone. NASA kini mengizinkan para astronaut membawa smartphone modern dalam misi ke Bulan.

“Para astronaut NASA akan segera terbang dengan smartphone terbaru, dimulai dari misi Crew-12 dan Artemis II,” kata Administrator NASA, Jared Isaacman dikutip dari Ars Technica melalui CNBC Indonesia, Rabu (25/2/2026).

NASA memberi izin agar astronaut bisa membagikan momen mereka melalui foto dan video dari ponsel. Sebelumnya, kru hanya mengandalkan kamera khusus dan foto statis untuk dokumentasi.

Dalam rencana awal, kru misi Artemis II menyiapkan kamera DSLR Nikon keluaran 2016. Mereka juga membawa GoPro yang telah berusia hampir satu dekade. Kru memakai perangkat itu untuk mendokumentasikan perjalanan mengelilingi Bulan.

“Kami memberikan kru perangkat untuk mengabadikan momen spesial bagi keluarga mereka. Kami juga ingin berbagi gambar dan video yang dapat menginspirasi dunia,” ujar Isaacman.

Isaacman menilai keputusan ini menantang proses panjang yang selama ini menjadi standar di NASA. Ia menyebut langkah tersebut sebagai perubahan kecil ke arah yang lebih baik.

Namun, NASA tetap menghadapi tantangan teknis. Tim harus memenuhi pelbagai syarat untuk membawa teknologi modern ke luar angkasa.

Mereka menguji ketahanan chip terhadap radiasi. Mereka juga menguji daya tahan baterai terhadap suhu ekstrem dan kondisi vakum. Semua pengujian itu memastikan perangkat tetap aman di lingkungan antariksa.

Pada 2011, tim misi membawa dua iPhone 4 dalam penerbangan pesawat ulang-alik. Namun, astronaut di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) tidak memakai ponsel untuk komunikasi harian.

Mereka menggunakan tablet yang terhubung ke internet untuk berkomunikasi dengan keluarga di Bumi.

Sumber : Ars Technica / CNBC Indonesia | Editor : Muh Taufan