Gaya Hidup

Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab Mengorok dan Cara Mengatasinya

×

Jangan Dianggap Sepele, Ini Penyebab Mengorok dan Cara Mengatasinya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi perempuan tidur ngorok. Dok: Ai Gemini/Eranesia.id

MENGOROK atau mendengkur adalah suara yang muncul saat tidur akibat terhambatnya aliran udara di hidung atau tenggorokan. Hambatan ini membuat jaringan di sekitar saluran pernapasan bergetar.

Kondisi ini bisa terjadi sesekali seperti saat tubuh sangat lelah atau sedang flu tetapi dapat juga berlangsung secara berulang.

9 Tips Ampuh Mengurangi Mengorok saat Tidur

  1. Tidur Posisi Menyamping
    Tidur telentang membuat jaringan tenggorokan lebih mudah menutupi saluran napas. Posisi menyamping membantu menjaga saluran pernapasan tetap terbuka lebar.
  2. Jaga Pola Tidur Teratur
    Usahakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari. Jam tidur yang konstan membantu menjaga kualitas istirahat dan mencegah kelelahan berlebih.
  3. Cukupi Waktu Istirahat
    Kurang tidur membuat otot-otot di sekitar saluran napas menjadi terlalu rileks, sehingga memicu getaran atau dengkuran yang lebih keras.
  4. Jaga Kebersihan Kamar Tidur
    Debu dan tungau dapat memicu alergi serta menyumbat hidung. Rutin membersihkan kamar tidur membuat pernapasan terasa lebih lega dan nyaman.
  5. Atasi Hidung Tersumbat
    Hidung yang tersumbat akibat flu atau alergi memaksa seseorang bernapas lewat mulut. Mengobati penyumbatan hidung dapat menekan risiko mengorok.
  6. Cukupi Kebutuhan Cairan
    Dehidrasi membuat lendir di hidung dan tenggorokan menjadi lebih kental serta lengket. Minum air putih yang cukup membantu menjaga kelancaran saluran napas.
  7. Beri Jeda Antara Makan dan Tidur
    Hindari makan terlalu dekat dengan waktu tidur. Kebiasaan ini mencegah rasa tidak nyaman pada perut dan risiko naiknya asam lambung.
  8. Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman
    Kamar yang tenang, redup, dan berudara sejuk sangat membantu Anda mencapai tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas.
  9. Konsultasikan ke Dokter Jika Berlanjut
    Dengkuran keras yang terjadi terus-menerus terutama jika disertai jeda napas, terbangun seperti tersedak, atau kantuk berat di siang hari bisa menandakan sleep apnea. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis langsung dari tenaga kesehatan.