Ekonomi

OJK: Kinerja Perbankan Sulteng Tetap Solid, NPL Turun Jadi 1,89 Persen

×

OJK: Kinerja Perbankan Sulteng Tetap Solid, NPL Turun Jadi 1,89 Persen

Sebarkan artikel ini
Logo OJK Sulteng. Aset: Eranesia.id

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah mencatat kinerja sektor jasa keuangan daerah tumbuh positif hingga Juli 2026. 

Pertumbuhan ini disokong oleh kuatnya fungsi intermediasi perbankan, perkembangan sektor keuangan nonbank, dan kondisi risiko yang terjaga.

Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, menyampaikan total aset perbankan di Sulteng menembus Rp92,04 triliun. 

“Angka ini tumbuh 19,55 persen secara tahunan,” ujarnya di Palu, Minggu (18/10/2026). 

Menurut Bonny, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga naik 11,24 persen menjadi Rp43,15 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit mencapai Rp67,91 triliun atau tumbuh 18,06 persen.

Tingginya penyaluran kredit mendorong Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di posisi 157,37 persen. 

“Di saat bersamaan, kualitas kredit membaik dengan Non-Performing Loan (NPL) turun ke level 1,89 persen,” ungkapnya. 

Bonny menjelaskan, Bank Umum masih mendominasi dengan aset Rp89,35 triliun, DPK Rp42,05 triliun, dan kredit Rp65,60 triliun. 

Adapun BPR mencatat aset Rp2,69 triliun, DPK Rp1,10 triliun, serta penyaluran kredit Rp2,30 triliun.

Selain mendorong kinerja keuangan, OJK Sulteng terus memperkuat program literasi, inklusi, dan perlindungan konsumen. 

“OJK juga menggencarkan pencegahan aktivitas keuangan ilegal di wilayah Sulawesi Tengah,” tandasnya.