OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh percepatan program nasional pembangunan tiga juta rumah.
Dukungan ini mencakup penguatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan sinergi lintas kementerian dan lembaga.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Menteri PKP Maruarar Sirait di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, OJK telah menggelar Rapat Dewan Komisioner untuk menetapkan sejumlah kebijakan pendukung program.
Pertama, OJK membatasi laporan SLIK hanya untuk kredit di atas Rp1 juta per debitur.
“SLIK hanya menampilkan kredit di atas Rp1 juta, baik plafon maupun baki debet,” kata Friderica dalam siaran pers Eranesia.id, Selasa (14/4/2026).
Kedua, OJK mempercepat pembaruan status pelunasan pinjaman di SLIK menjadi maksimal tiga hari kerja. Kebijakan ini mulai berlaku paling lambat akhir Juni 2026 dan mempercepat proses pembiayaan rumah.
“Status pelunasan masuk SLIK maksimal tiga hari kerja setelah pelunasan,” ujar Friderica.
OJK juga memberi akses data SLIK kepada BP Tapera sesuai ketentuan berlaku. Langkah ini bertujuan mempercepat penyaluran pembiayaan perumahan.
Selain itu, OJK akan menegaskan status KPR subsidi sebagai program prioritas pemerintah. Penegasan ini memperjelas aspek penjaminan dalam pembiayaan perumahan.
OJK dan Kementerian PKP juga membentuk Satgas Percepatan Program Tiga Juta Rumah. Satgas ini melibatkan OJK, kementerian, BP Tapera, dan asosiasi pengembang.
Satgas bertugas memperkuat koordinasi dan mengatasi hambatan pembiayaan perumahan.
OJK menegaskan, SLIK tidak otomatis menentukan persetujuan kredit. SLIK hanya menjadi salah satu bahan pertimbangan analisis kredit.
Sebelumnya, OJK menerbitkan Surat Nomor S-2/D.03/2025 pada 14 Januari 2025. Surat itu menegaskan SLIK bersifat netral dan bukan daftar hitam.
OJK juga menyatakan, tidak ada larangan pemberian kredit bagi debitur non-lancar. Kebijakan tetap mengacu pada prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko.
Friderica menegaskan, OJK terus mendukung percepatan program tiga juta rumah.
“OJK akan terus mendorong percepatan program tiga juta rumah,” katanya.
Rilis : Editor | Muh Taufan














