Regional

Program Internship 2026, Tojo Unauna Dapat Tambahan 14 Dokter

×

Program Internship 2026, Tojo Unauna Dapat Tambahan 14 Dokter

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tojo Unauna, Surya Lapasiri berpose bersama dokter program Internship di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026) lalu. Dok: HO/Eranesia.id

PEMERINTAH Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah, menyambut kedatangan 14 dokter Internship yang akan bertugas pada 2026.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tojo Unauna, Surya Lapasiri, menerima ke-14 dokter itu di ruang kerjanya, Jumat (27/2/2026). Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Kabupaten Tojo Unauna, dr Niko, turut mendampingi pertemuan tersebut.

Selanjutnya, para dokter Internship akan memperkuat layanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas. Dengan demikian, kehadiran mereka turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Surya Lapasiri menyampaikan apresiasi. “Selamat datang dan selamat bertugas kepada seluruh dokter Internship yang akan mengabdi di Kabupaten Tojo Unauna. Kehadiran saudara sekalian penting untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Minggu (1/3/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan Program Internship Dokter Indonesia menjadi tahap strategis dalam membentuk dokter yang profesional dan berintegritas.

Tingkatkan Layanan Kesehatan

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna di bawah kepemimpinan Bupati Ilham Lawidu terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Untuk itu, pemerintah memperkuat sarana dan prasarana. Pemerintah juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta membenahi tata kelola layanan agar lebih tertib dan akuntabel.

Di sisi lain, dr Niko menjelaskan, penempatan dokter Internship mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor HK.02.02/F/521/2026. Keputusan tersebut mengatur peserta, pendamping, dan wahana Program Internship Dokter Indonesia Angkatan Pertama Tahun 2026.

Menurutnya, Yuli Farianty menetapkan keputusan itu di Jakarta pada 11 Februari 2026.

Adapun 14 dokter dari pelbagai universitas akan bertugas di RSUD Ampana, Puskesmas Ampana Barat, dan Puskesmas Tete. Dari jumlah tersebut, tujuh dokter akan menjalankan tugas di RSUD Ampana.

Berikut daftar dokter Internship Tahun 2026 di Kabupaten Tojo Unauna:

RSUD Ampana:

  1. dr. Andi Muhammad Hasbi Al-Ginaa Hairil (Universitas Tanjungpura)
  2. dr. Filya A. Hunou (Universitas Sam Ratulangi)
  3. dr. Hardinata Tengono Putra (Universitas Tarumanagara)
  4. dr. Julita (Hubei University of Science and Technology)
  5. dr. Zulkarnain (Universitas Tanjungpura)
  6. dr. Alya Shafira Nurhafizhah (Universitas Tadulako)
  7. dr. Syahna Wahdani (Universitas Muhammadiyah Makassar)

Puskesmas Ampana Barat:
8. dr. Conradi Putra Bhakti Leki (Universitas Nusa Cendana)
9. dr. Akhiria Ramadhani (Universitas Muhammadiyah Makassar)
10. dr. Patrick Sebastian Wolff Mododahi (Universitas Pattimura)

Puskesmas Tete:
11. dr. Meta Sari Habibi (Chongqing Medical University)
12. dr. Ahmad Ma’Arif M. Shaleh (Universitas Muhammadiyah Makassar)
13. dr. Aldam Milzam (Universitas Tadulako)
14. dr. Maria Leticia (Universitas Tadulako)

Melalui program ini Pemerintah Kabupaten Tojo Unauna menargetkan peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap dapat mendorong kesejahteraan masyarakat di Bumi Sivia Patuju Tojo Unauna.

Rilis | Editor : Muh Taufan