KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Palu menggelar rapat evaluasi progres rehabilitasi ruang detensi. Langkah ini menjadi bentuk komitmen lembaga dalam mengawal pembangunan.
Imigrasi Palu ingin memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, spesifikasi teknis, dan target waktu.
Sebab, evaluasi ini menjadi tahapan penting dalam pengendalian proyek di lapangan.
Tim dapat memantau perkembangan fisik serta mengidentifikasi kendala sejak dini. Melalui pengawasan berkala ini, kualitas hasil pembangunan dapat terus terjaga.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menegaskan arti penting proyek tersebut.
Menurutnya, rehabilitasi ruang detensi bertujuan meningkatkan kualitas sarana penindakan keimigrasian.
“Pelaksanaan evaluasi secara berkala menjadi langkah penting untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berlangsung sesuai dengan rencana. Kami berkomitmen mengawal proses rehabilitasi ini agar selesai tepat waktu, memenuhi standar kualitas, dan mampu memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas keimigrasian,” ujar Akmal dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Kamis (30/7/2026).
Selain memantau fisik, rapat ini juga mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pengawasan berkelanjutan ini membantu tim mengantisipasi berbagai hambatan.
Dengan demikian, kendala teknis tidak akan mengganggu jadwal penyelesaian proyek.
Imigrasi Palu ingin menghadirkan fasilitas detensi yang lebih aman dan representatif. Peningkatan sarana ini mendukung penegakan hukum keimigrasian secara optimal.
Langkah tersebut sekaligus membuktikan komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional.













