WAKIL Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu, Profesor Hamlan, menegaskan bahwa Rapat Kerja (Raker) UINDak 2026 bertujuan memperkuat implementasi visi universitas sekaligus delapan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Oleh karena itu, Raker ini menjadi wadah untuk menyatukan persepsi dalam menindaklanjuti visi UIN Datokarama dan Asta Protas Kemenag melalui program-program konkret pada 2027,” ujar Hamlan di sela Raker di Kota Palu, Rabu (8/4/2026).
Rapat Kerja UINDak Palu pada 8–10 April 2026 mengusung tema “Penguatan Distingsi Kelembagaan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Hamlan menjelaskan, distingsi UINDak Palu dalam konsep Mutiara Keilmuan berfokus pada penguatan integrasi ilmu, pengembangan kewirausahaan, Islam moderat, serta kearifan lokal.
“Dengan demikian, seluruh rencana kegiatan dan anggaran di tingkat universitas, fakultas, lembaga, dan unit harus selaras dengan distingsi ini sebagai cerminan visi UIN Datokarama,” jelasnya.
Selain itu, UINDak memfokuskan penyusunan program kerja 2027 pada penguatan implementasi program prioritas Kementerian Agama melalui Raker ini.
Program prioritas tersebut meliputi pemberdayaan ekonomi umat, penguatan ekoteologi, pengembangan pendidikan unggul yang ramah dan terintegrasi, serta peningkatan kerukunan dan kasih sayang antarsesama.
Hamlan menambahkan, penerapan Asta Protas dalam Raker ini juga mencakup upaya menjaga kepatuhan tata kelola keuangan yang transparan sekaligus meningkatkan indeks profesionalisme ASN di lingkungan kampus.
“Melalui penguatan implementasi ini, UIN Datokarama tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi besar Kementerian Agama untuk Indonesia yang lebih religius, moderat, dan maju,” pungkasnya.
Advertorial | Editor : Muh Taufan













