TIM SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap seorang penumpang kapal katinting atau perahu tradisional yang hilang di perairan Desa Mandel, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Kapal jenis katinting itu terbalik setelah menerjang cuaca buruk.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Muh Rizal mengonfirmasi peristiwa kecelakaan laut tersebut.
Pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa setempat, Abdul Kahar, Senin (29/6/2026) pukul 08.07 WITA.
Menurut Rizal, kecelakaan bermula saat katinting bertolak dari Desa Mbuang-Mbuang menuju Desa Panapat, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Kapal tersebut mengangkut tiga orang penumpang (Person on Board).
Di tengah perjalanan, cuaca buruk menghantam dan membalikkan kapal mereka.
Sebuah kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian berhasil menyelamatkan dua orang penumpang. Namun, satu penumpang lainnya hilang terseret arus.
“Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian awal secara mandiri. Karena tidak membuahkan hasil, mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut untuk meminta bantuan,” ungkap Rizal di Palu.
Operasi Pencarian Tim SAR Gabungan
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 08.25 WITA. Tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dengan waktu tempuh sekitar dua jam untuk mencapai titik koordinat kecelakaan.
Saat ini, Tim Rescue bersama unsur SAR terkait tengah menyisir area perairan menggunakan perahu karet dan peralatan penyelamatan air.
“Data resmi para korban kecelakaan. Darwis (35 tahun) selamat, Aken (30 tahun) selamat, dan Irman Dulati (26 tahun) dalam Pencarian,” jelas Rizal.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sejumlah unsur gabungan. Pihak yang terlibat antara lain Tim Rescue USS Banggai Laut, BPBD Kabupaten Banggai Laut, Bhabinkamtibmas, aparat pemerintah setempat, serta masyarakat sekitar.
Tim gabungan juga menyiagakan peralatan navigasi, komunikasi, serta peralatan medis di lapangan untuk mendukung kelancaran operasi. Pihak Basarnas Palu akan terus memperbarui perkembangan hasil pencarian di lokasi kejadian.













