EkonomiHeadline

PT IMIP Serap 98.266 Tenaga Kerja, 92 Persen Berasal dari Sulawesi

×

PT IMIP Serap 98.266 Tenaga Kerja, 92 Persen Berasal dari Sulawesi

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 92 persen atau 90.405 pekerja berasal dari Pulau Sulawesi. Mayoritas pekerja, yakni 31.445 orang (32 persen), merupakan warga Sulawesi Tengah. Dok: PT IMIP

PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menjadi penggerak utama penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, hingga wilayah Indonesia Timur. Departemen HR PT IMIP mencatat jumlah tenaga kerja di kawasan ini telah mencapai 98.266 orang hingga akhir Agustus 2026.

Sebanyak 92 persen atau 90.405 pekerja berasal dari Pulau Sulawesi. Mayoritas pekerja, yakni 31.445 orang (32 persen), merupakan warga Sulteng. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.688 orang (18 persen) berasal dari Morowali dan 10.809 orang (11 persen) merupakan warga Kecamatan Bahodopi. Sementara itu, pekerja dari luar Pulau Sulawesi tercatat sebanyak 7.861 orang (8 persen).

Berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan SMA/SMK mendominasi kawasan industri ini dengan jumlah 63.382 orang (64,5 persen). 

Perusahaan langsung membekali mereka dengan pelatihan teknis. Selain itu, terdapat 28.301 pekerja lulusan Sarjana/S1 (28,8 persen) dan lulusan Diploma (4,6 persen).

Head of Media PT IMIP, Dedy Kurniawan, menegaskan komitmen perusahaan dalam membuka peluang karir bagi berbagai jenjang pendidikan.

“IMIP tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga membuka peluang bagi warga dari berbagai jenjang pendidikan untuk berkembang. Komitmen kami meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dedy, Rabu (2/9/2026).

Kebijakan hilirisasi nikel oleh pemerintah berhasil menciptakan lingkungan kerja inklusif yang mendorong dinamika ekonomi daerah. Kehadiran IMIP membuka kesempatan setara bagi para pekerja untuk meningkatkan taraf hidup keluarga.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Morowali, Gladius Alfonsus, merilis data ketenagakerjaan daerah pada Agustus 2025. Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Morowali berada di angka 2,81 persen. Angka ini turun 0,34 persen dari posisi Februari 2024 yang sebesar 3,15 persen.

Total angkatan kerja Morowali pada Agustus 2025 mencapai 85.039 orang, dengan 82.653 orang di antaranya sudah bekerja. Jumlah pengangguran turun menjadi 2.386 orang, lebih rendah dari angka pengangguran tahun 2020 yang mencapai 3.006 orang.

Dari total 85.039 angkatan kerja tersebut, kawasan IMIP menyerap 17.688 warga Morowali (20 persen). Penyerapan tenaga kerja di IMIP terus melonjak drastis seiring bertambahnya investasi. 

Sejak tahun 2020 yang mencatat 35.592 pekerja, jumlah tersebut naik menjadi 51.542 orang pada 2021, 68.466 orang pada 2022, 74.350 orang pada 2023, 83.000 orang pada 2024, hingga mendekati 100 ribu pada 2026.

“Visi dan nilai perusahaan menegaskan peran IMIP dalam memfasilitasi perkembangan usaha warga lokal serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” pungkas Dedy.