KANTOR Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu kembali menerjunkan tim operasi SAR. Langkah ini untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sibualong, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Penanganan Karhutla kini memasuki hari kedua. Petugas masih terus memadamkan api dan memantau situasi di lokasi.
Tim Gabungan Kabupaten Donggala menjalankan operasi melalui Posko Terpadu Lintas Sektoral Penanganan Karhutla. Pada pukul 07.00 WITA, Tim Gabungan menggelar briefing awal.
Petugas mengecek kekuatan personel, kesiapan peralatan, membagi tugas, serta menyampaikan petunjuk keselamatan kerja.
Selanjutnya, pada pukul 07.15 WITA, Tim Gabungan langsung memadamkan api di area terdampak. Kebakaran ini menghanguskan lahan seluas kurang lebih delapan hektare.
Petugas membagi area pemadaman menjadi tiga tim. Mereka mengoperasikan kendaraan Manggala Agni dan berbagai peralatan pendukung.
Kebakaran berlokasi di Desa Sibualong pada koordinat 0°01’55.7″N 119°53’50.0″E. Kondisi di lapangan menunjukkan api masih menyala di kawasan hutan dan pegunungan. Kobaran api bergerak ke arah permukiman warga.
Dalam penanganan ini, Kepala Basarnas Palu Muh Rizal mengerahkan 12 personel Basarnas. Mereka bergabung bersama unsur terkait, yaitu dua personel Manggala Agni, dua personel BPBD Donggala, enam personel Dinas Kehutanan, tiga personel Pemerintah Desa, enam personel KPA Kecamatan Balaesang, serta warga setempat.
Petugas membawa sejumlah peralatan pendukung untuk memperlancar operasi. Armada meliputi satu unit truk personel, satu unit motor trail, dan fire truck.
“Tim juga dilengkapi dua set SCBA, tiga set APD, dua set spray, dua unit HT, peralatan navigasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi,” kata Rizal di Palu, Kamis (3/9/2026).
Proses pemadaman kebakaran masih terus berlangsung. Meskipun api mengarah ke permukiman, kondisi masyarakat saat ini masih aman.
Namun, potensi bahaya terhadap jiwa tetap ada. Oleh karena itu, Tim SAR Gabungan terus memadamkan api dan memperketat pemantauan.
Saat ini, Tim Gabungan fokus memadamkan api di area terdampak. Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu terus memantau situasi secara berkala.
Pihaknya juga memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait sesuai perkembangan di lapangan.













