Ekonomi

Pelindo Regional 4 Perkuat Tata Kelola Pelabuhan Bersih dan Berintegritas

×

Pelindo Regional 4 Perkuat Tata Kelola Pelabuhan Bersih dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Pelindo menggelar Sosialisasi Anti Penyuapan dan Anti Fraud di Lingkungan Pelabuhan bertema “Membangun Budaya Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Kepelabuhanan yang Bersih, Transparan, dan Bebas dari Penyuapan serta Fraud”. Dok: Pelindo Regional 4

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 memperkuat komitmen membangun tata kelola kepelabuhanan yang bersih dan berintegritas.

Untuk itu, Pelindo menggelar Sosialisasi Anti Penyuapan dan Anti Fraud di Lingkungan Pelabuhan bertema “Membangun Budaya Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Kepelabuhanan yang Bersih, Transparan, dan Bebas dari Penyuapan serta Fraud”.

Kegiatan berlangsung di Lantai 7 Gedung Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Rabu (29/7/2026). Dalam acara tersebut, penyelenggara mengundang seluruh pemangku kepentingan dan pengguna jasa Pelabuhan Makassar.

Upaya ini bertujuan memperkuat sinergi dalam mencegah praktik penyuapan serta fraud di sektor kepelabuhanan.

Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menekankan pentingnya peran bersama. Sebab, penerapan tata kelola perusahaan yang baik membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

“Pelabuhan merupakan simpul penting dalam rantai logistik nasional. Sektor ini melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, seluruh pihak wajib berkomitmen membangun budaya integritas,” ujar Rinto.

Selain itu, ia menambahkan bahwa Pelindo Regional 4 ingin memperkuat kesamaan pemahaman. Seluruh pihak harus menjalankan proses bisnis secara bersih, transparan, dan akuntabel.

Selama ini, Pelindo Regional 4 konsisten menerapkan berbagai kebijakan penguatan tata kelola. Kebijakan tersebut mencakup pengendalian gratifikasi dan sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system). Bahkan, pihaknya juga terus meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan.

“Kami memperluas komitmen tersebut kepada seluruh mitra kerja dan pengguna jasa. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha,” ungkap Rinto.

Sementara itu, kegiatan ini menghadirkan Dosen Fakultas Hukum Unhas, Andi Muhammad Aswin Anas, sebagai narasumber. Aswin membawakan materi pencegahan tindak pidana penyuapan dan potensi fraud dalam aktivitas bisnis.

Dalam paparannya, Aswin menegaskan bahwa pencegahan penyuapan harus bermula dari komitmen individu. Selanjutnya, sistem organisasi yang transparan memperkuat komitmen tersebut.

“Integritas menjadi tanggung jawab setiap individu. Pemahaman yang sama mengenai risiko hukum akan menumbuhkan budaya kepatuhan secara alami,” jelas Aswin.

Lebih lanjut, ia menilai kolaborasi antara operator pelabuhan, pemerintah, pelaku usaha, dan pengguna jasa sangat krusial. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem kepelabuhanan yang bersih dan berdaya saing.

Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 4 mengajak seluruh pengguna jasa mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari penyuapan.

Peserta menandatangani Komitmen Bersama Anti Penyuapan dan Anti Fraud. Penandatanganan tersebut menjadi simbol sinergi dalam mendukung pelayanan kepelabuhanan yang bersih, transparan, dan profesional.