OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah meluncurkan Gerakan Banggai Jumat Menabung (Gerbang Juna). OJK menggelar peluncuran ini bersama Pemkab Banggai dan TPAKD.
Program unggulan ini bertujuan membangun budaya menabung sejak dini. Program ini menyasar pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA. Selain itu, program ini meningkatkan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) melalui perluasan kepemilikan rekening Simpanan Pelajar (SimPel).
Penyelenggara merancang mekanisme program secara praktis. Siswa menyisihkan uang saku selama hari Senin hingga Jumat. Perwakilan Industri Jasa Keuangan (IJK) menjemput tabungan di sekolah setiap hari Jumat. Mereka langsung menyetorkan uang tersebut ke rekening SimPel masing-masing siswa.
Inisiatif ini memberi dampak positif bagi tabungan pelajar di Kabupaten Banggai. Per Agustus 2026, jumlah rekening SimPel mencapai 96.963 rekening dengan nominal Rp14,22 miliar.
Angka ini tumbuh 16,42% untuk rekening dan 21,46% untuk nominal. Pada Agustus 2025, tabungan pelajar mencatatkan 83.287 rekening senilai Rp11,71 miliar.
Lomba edukasi interaktif Ranking 1 meramaikan peluncuran Gerbang Juna. Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, mengapresiasi kolaborasi lintas lembaga ini.
“Menabung bukan sekadar menyimpan uang. Kegiatan ini membentuk karakter disiplin dan kemandirian finansial sejak dini,” tegasnya, Rabu (23/9/2026).
Bonny juga mengingatkan para siswa agar bijak mengelola uang. Ia meminta siswa mewaspadai investasi ilegal dan layanan keuangan mencurigakan. “Langkah kecil hari ini menentukan masa depan yang besar,” pungkasnya.
Gerakan ini mencerminkan sinergi OJK, Pemkab Banggai, TPAKD, BI, LPS, dan IJK. Langkah bersama ini mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) secara berkelanjutan.













