Nasional

Update Musibah KM Virgo Transport 8: Jasa Raharja Santuni 60 Ahli Waris Korban Meninggal

×

Update Musibah KM Virgo Transport 8: Jasa Raharja Santuni 60 Ahli Waris Korban Meninggal

Sebarkan artikel ini
Tiga korban teridentifikasi tersebut yakni Yudhiarisandi, Yudis Tri Kurniawan, dan Gondham Prakoso. Masing-masing ahli waris menerima santunan Rp50 juta dengan total penyaluran mencapai Rp150 juta. Dok: Jasa Raharja

PT Jasa Raharja (Persero) menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dalam insiden KM Virgo Transport 8. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mendatangi langsung kediaman tiga ahli waris di Surabaya, Sidoarjo, dan Jombang, Jawa Timur, Sabtu (3/10/2026).

Tiga korban teridentifikasi tersebut yakni Yudhiarisandi, Yudis Tri Kurniawan, dan Gondham Prakoso. Masing-masing ahli waris menerima santunan Rp50 juta dengan total penyaluran mencapai Rp150 juta.

Awaluddin menyerahkan santunan pertama kepada Arifin, ayah almarhum Yudhiarisandi, di Kecamatan Semampir, Surabaya. Berdasarkan data manifest, Yudhiarisandi bekerja sebagai pengemudi ekspedisi.

Selanjutnya, Awaluddin mendatangi Bahrul Anam, ayah almarhum Yudis Tri Kurniawan, di Krembung, Sidoarjo, dengan pendampingan Kepala Desa Balonggarut Anang Pujiharjo.

Santunan ketiga diserahkan Awaluddin bersama Kapolsek Diwek AKP Achmad Darul Hudha kepada Elok Fitriyaningsih, istri almarhum Gondham Prakoso, di Diwek, Jombang.

Dalam kunjungan tersebut, Awaluddin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan penyerahan santunan secara langsung menjadi komitmen Jasa Raharja untuk memenuhi hak korban secara cepat dan tepat.

“Santunan tentu tidak dapat menggantikan kehilangan anggota keluarga. Namun, kami berharap bantuan ini menjadi bentuk kehadiran dan dukungan negara bagi keluarga yang berduka,” ujar Awaluddin dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Minggu (4/10/2026).

Sejak proses evakuasi bergulir, Jasa Raharja menyiagakan petugas di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Petugas memberikan pelayanan di posko untuk memastikan jaminan, pendataan, dan verifikasi korban berjalan sejajar.

Data hingga 2 Oktober 2026 mencatat Tim SAR memindahkan 188 korban, terdiri atas 108 korban selamat dan 80 korban meninggal dunia. Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah mengidentifikasi 63 korban tewas, sementara 17 korban lain masih dalam proses identifikasi.

Jasa Raharja juga menanggung biaya perawatan 21 korban luka yang kini sudah kembali ke rumah. Selain itu, lembaga ini sudah menyalurkan santunan kepada 60 ahli waris korban meninggal dunia serta menanggung biaya pemakaman tiga korban lainnya.

Awaluddin memastikan pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban terus berjalan. Jasa Raharja berkoordinasi intensif dengan Tim SAR, Tim DVI, kepolisian, pemerintah daerah, dan rumah sakit.

“Kami terus hadir dan bekerja bersama seluruh pihak hingga penanganan korban dan keluarga tuntas sepenuhnya,” pungkas Awaluddin.