Regional

Nyepi dan Idulfitri Berdekatan, Momentum Perkuat Toleransi di Sulteng

×

Nyepi dan Idulfitri Berdekatan, Momentum Perkuat Toleransi di Sulteng

Sebarkan artikel ini
Ketua FKUB Sulteng, Profesor Zainal Abidin. Foto: HO/Eranesia.id

KETUA Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Profesor Zainal Abidin menilai, perayaan Nyepi bagi umat Hindu dan Idulfitri bagi umat Islam dapat menjadi momen penting untuk memperkuat toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, kedekatan waktu dua hari raya besar ini membuka peluang bagi masyarakat untuk saling memahami dan menjaga hubungan harmonis. 

Zainal berharap, umat Hindu dan Muslim di Sulteng semakin akrab serta menunjukkan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

“Kerukunan muncul ketika setiap orang menghargai keyakinan dan tradisi satu sama lain. Misalnya, umat Islam sebaiknya memperhatikan ketenangan saat umat Hindu menjalankan Nyepi, khususnya dalam kegiatan takbiran,” jelasnya, Selasa (17/3/2026). 

Zainal menambahkan, menjaga kenyamanan bersama dalam beribadah menjadi fondasi utama kerukunan. Ia mengimbau, masyarakat untuk menahan diri dari aktivitas yang dapat mengganggu jalannya ritual Nyepi.

Selain itu, pengurus masjid yang berlokasi dekat lingkungan umat Hindu diminta menyesuaikan kegiatan takbiran. 

“Menurunkan volume suara atau menata jalur takbiran agar tidak mengganggu umat Hindu bisa menjadi bentuk penghormatan yang sederhana namun penting,” ungkapnya. 

Zainal optimistis, dengan saling menghormati, masyarakat Sulteng dapat tetap hidup rukun dan damai meskipun memiliki perbedaan keyakinan.

Dengan semangat saling menghargai, Nyepi dan Idulfitri bukan hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga kesempatan bagi semua warga untuk memperkuat persaudaraan dan harmoni sosial.

Sumber : Media.alkhairaat.id | Editor : Muh Taufan