WAKIL Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, meminta RSUD Undata Palu berkomitmen menerapkan pelayanan prima (service excellence). Langkah ini krusial untuk menjawab ekspektasi masyarakat terhadap kualitas kesehatan daerah.
Hal itu ditegaskannya saat menghadiri Workshop Service Excellent di Palu, Kamis (4/6/2026). Acara tersebut bertema “Penguatan Budaya Pelayanan Prima melalui Implementasi Nilai Berani Sehat”.
Menurut Reny, indikator meningkatnya kepercayaan publik sudah terlihat nyata. Banyak pasien di IGD rela mengantre demi mendapatkan kamar rawat inap di RSUD Undata. Mereka tetap bertahan meski sempat ditawarkan alternatif rumah sakit lain.
“Kondisi ini menunjukkan RSUD Undata semakin dipercaya dan menjadi pilihan utama. Namun, lonjakan kepercayaan ini harus diimbangi komitmen pelayanan yang kuat,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Eranesia.id, Jumat (5/6/2026).
Ia berharap, workshop ini menjadi momentum transformasi budaya kerja di RSUD Undata. Pelayanan profesional, responsif, dan ramah adalah kunci sukses Program Berani Sehat.
Reny juga mengingatkan, fasilitas medis canggih tidak akan berdampak maksimal tanpa perubahan pola pikir (mindset). Tenga kesehatan harus ikut berubah.
“Peningkatan kualitas tidak hanya bertumpu pada sarana prasarana. Hal itu sangat ditentukan oleh sikap, komunikasi, dan budaya kerja seluruh tenaga medis,” pungkasnya.













