KANTOR Imigrasi Kelas I TPI Palu menghadiri rapat persiapan pembukaan penerbangan internasional di Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri. Kehadiran Imigrasi menjadi bagian dari komitmen mendukung kesiapan operasional bandara serta pelayanan keimigrasian bagi penumpang internasional.
Rapat tersebut bertujuan memastikan kesiapan seluruh aspek pendukung operasional bandara menjelang dibukanya kembali layanan penerbangan internasional.
Saat ini, otoritas Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri masih mengajukan dan melengkapi pelbagai persyaratan perizinan kepada instansi serta kementerian terkait sesuai ketentuan yang berlaku.
Bandara itu menargetkan penerbangan internasional perdana pada 10 Juli 2026 dengan rute Guangzhou–Palu menggunakan maskapai China Southern.
Ke depan, bandara tersebut berpeluang melayani lima maskapai penerbangan internasional, terdiri atas tiga maskapai asing dan dua maskapai nasional.
Dalam rapat itu, pengelola bandara juga memaparkan progres renovasi terminal penumpang. Renovasi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas, kenyamanan pengguna jasa, dan standar pelayanan penerbangan internasional.
Sebagai instansi yang bertugas mengawasi lalu lintas orang keluar dan masuk wilayah Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memaparkan kesiapan sarana dan prasarana keimigrasian di terminal internasional.
Inventarisasi tersebut mencakup fasilitas pemeriksaan keimigrasian, perangkat pendukung operasional, serta kebutuhan sumber daya manusia untuk menunjang pelayanan yang efektif dan sesuai ketentuan.
Selain Imigrasi, Karantina dan Bea Cukai juga menyampaikan kesiapan sarana dan dukungan operasional masing-masing. Ketiga instansi tersebut memperkuat koordinasi guna menghadirkan layanan penerbangan internasional yang terintegrasi dan memenuhi standar operasional.
Dukungan Imigrasi
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh pengoperasian penerbangan internasional melalui layanan keimigrasian yang profesional, cepat, dan akuntabel.
“Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu berkomitmen mendukung pengoperasian penerbangan internasional di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufri. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, sistem, dan sumber daya manusia. Langkah ini penting untuk menghadirkan pelayanan keimigrasian yang optimal,” ujarnya.
Menurut Akmal, kehadiran penerbangan internasional akan memperkuat konektivitas Sulawesi Tengah dengan pelbagai negara. Kondisi tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan sektor pariwisata daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh instansi terkait berupaya mempercepat pemenuhan kebutuhan sarana, prasarana, dan dukungan operasional.
Dengan demikian, penyelenggaraan penerbangan internasional di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufri dapat berjalan aman, lancar, dan optimal serta memberikan manfaat bagi pembangunan Sulawesi Tengah.













