Regional

Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat Gempa Sigi, Fokus Tahap Pemulihan

×

Pemprov Sulteng Akhiri Masa Transisi Darurat Gempa Sigi, Fokus Tahap Pemulihan

Sebarkan artikel ini
Wagub Sulteng, Reny A Lamadjido saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Berakhirnya Status Transisi Darurat ke Pemulihan Gempa Bumi Wilayah Sulteng, di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Senin (3/8/2026). Foto: HO/Biro Adpim Pemprov Sulteng/Eranesia.id

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) resmi mengakhiri masa transisi darurat gempa Kabupaten Sigi. Pihaknya kini mengalihkan fokus ke tahap pemulihan.

Wakil Gubernur Sulteng, Reny A Lamadjido, menegaskan komitmen pemerintah daerah. Pemprov tetap memantau seluruh proses penanganan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi selesai.

Reny menyampaikan hal tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi di Ruang Polibu Kantor Gubernur, Senin (3/8/2026). Rapat ini mengevaluasi pelaksanaan status transisi darurat pascabencana.

Selain itu, rapat memastikan kesiapan pemerintah daerah memasuki tahap pemulihan. Reny menyebutkan masa transisi darurat selesai sejak 31 Juli 2026.

Kini, pemerintah mengedepankan percepatan penyelesaian pelbagai program kerja.

“Masa transisi darurat resmi berakhir per 31 Juli. Kita mulai masuk ke kondisi pemulihan,” tegas Reny.

Ia menambahkan, pihak provinsi tetap menjalankan pemantauan khusus di Kabupaten Sigi. Pemprov Sulteng siap berkoordinasi erat dengan Pemkab Sigi.

Reny menjelaskan, berakhirnya masa transisi bukan berarti pendampingan warga berhenti. Pemprov terus mengawal pembangunan hunian sementara (huntara) hingga tuntas.

“Pemerintah tetap memonitor pembangunan huntara. Kami akan mengawal bersama pekerjaan yang belum selesai,” ungkapnya.

Pemerintah menempatkan Kabupaten Sigi sebagai fokus utama penanganan bencana. Gempa bumi pada 16 Juni 2026 mengguncang wilayah ini hingga menimbulkan dampak terparah.

Sinergi Pemprov, Pemkab, BPBD, dan seluruh instansi menjadi kunci percepatan pemulihan. Reny meminta seluruh pihak terus memperkuat koordinasi.

Langkah pemulihan berfokus pada pemenuhan hunian, perbaikan infrastruktur, serta ekonomi warga.

“Kita harus memastikan masyarakat terdampak kembali hidup aman dan lebih baik,” pungkas Reny.

Kalaksa BPBD Sulteng Akris Fattah Yunus dan Kepala BPBD Sigi menghadiri rapat tersebut. Perwakilan BNPB serta kepala perangkat daerah Pemprov Sulteng juga menyimak pembahasan.