PEMBANGUNAN Kantor Ikatan Alumni Universitas Tadulako (IKA Untad) dipastikan segera terealisasi. Kepastian ini menyusul penyerahan dokumen hibah tanah Kampus Bumi Nyiur kepada Ketua IKA Untad, Ahmad HM Ali, Selasa (14/9/2026) malam.
Ketua Senat Untad, Profesor Djayani, menyerahkan langsung dokumen hibah tersebut di hadapan ratusan peserta acara Temu Kangen Fakultas Ekonomi Untad yang dihadiri lintas angkatan, mulai dari angkatan 1975 hingga 2017.
Ahmad Ali mengaku sempat berniat mundur dari jabatannya karena penyerahan hibah tanah yang tak kunjung terealisasi menjelang akhir masa jabatannya.
“Tadinya saya sudah berniat mengundurkan diri karena proses hibah yang dijanjikan tertunda-tunda, sementara periode kami sudah akan berakhir. Tidak bagus kalau apa yang sudah kita ikrarkan tidak bisa kita penuhi karena kendala. Alhamdulillah, Ketua Senat Untad membawa dokumen hibah malam ini. Kami memastikan bangunan ini akan segera kita bangun,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima di Palu, Rabu (16/9/2026).
Selain mematangkan rencana Gedung IKA Untad, alumni Fakultas Ekonomi angkatan 1987 tersebut juga merespons permintaan para senior dan juniornya.
Ahmad Ali berkomitmen membangun gedung baru untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Untad.
Ia menegaskan tidak ingin sekadar merenovasi bangunan lama, melainkan membangun fasilitas baru yang lengkap.
“Saya tidak suka kalau sekadar renovasi. Nanti kita bangun gedung baru sekalian kita isi interiornya agar dapat menunjang berbagai kegiatan mahasiswa dan alumni,” tandas Ahmad Ali.













