SELAMA ini, kita selalu mengira kanguru adalah hewan yang cuma ada di Australia. Tapi tahukah Anda?. Indonesia juga punya “kanguru” sendiri, lho!. Penduduk Merauke menyebutnya Walabi.
Berbeda dengan sepupunya di Negeri Kanguru yang bertubuh bongsor, Walabi Papua ini punya versi fisik yang jauh lebih menggemaskan.
Tingginya hanya sekitar 90 cm dengan bobot super ringan, berkisar antara 3 hingga 10 kilogram saja. Selain itu, memiliki bulu cokelat kehitaman yang elegan dipadukan dengan mata hitam yang jernih.
Rumah yang Kian Terancam
Secara alami, satwa endemik ini menjadikan belantara Taman Nasional Wasur di Distrik Sota, Merauke, Papua Selatan, sebagai rumah utama mereka.
Sayangnya, kabar kurang sedap berembus dari sana. Meski belum ada angka sensus pasti, populasi Walabi dilaporkan terus menyusut.
Musuh utamanya?. Apalagi kalau bukan perburuan liar dan pembukaan lahan hutan secara masif.
Harapan dari Warga Lokal
Untungnya, secercah harapan muncul dari tanah Merauke. Melalui inisiatif swadaya, warga lokal membangun Taman Satwa Yamai.
Di sinilah marsupial eksotis ini dikembangbiakkan dengan penuh kasih sayang agar anak cucu kita kelak masih bisa melihat kelincahan mereka.
Merauke memang tidak hanya menyimpan pesona sabana yang luas, tetapi juga menjadi rumah bagi Walabi yang perlu dikembangbiakkan agar tidak punah.













