Gaya Hidup

Makan Telur Tiap Hari, Aman atau Tidak? Cek Faktanya!

×

Makan Telur Tiap Hari, Aman atau Tidak? Cek Faktanya!

Sebarkan artikel ini
Telur ayam dijual di Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kota Palu. Foto: Rusdia/Eranesia.id

BANYAK yang tanya, apakah mengonsumsi telur setiap hari aman bagi kesehatan?. Menurut para ahli gizi, jawabannya adalah ya. Anda bisa memakan telur setiap hari, asalkan Anda tetap memperhatikan porsi dan cara menyajikannya dalam menu sehari-hari.

Telur merupakan salah satu makanan padat nutrisi terbaik yang kaya akan protein dan vitamin. Satu butir telur berukuran besar menyimpan sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi.

Kandungan ini tidak hanya membantu membangun dan memelihara massa otot, tetapi juga memberikan efek kenyang yang lebih lama.

Natalie Rizzo, seorang ahli gizi terdaftar, menjelaskan bahwa telur juga menyediakan berbagai mikro-nutrisi penting, seperti:

  • Vitamin & Mineral: Vitamin A, D, B12, serta yodium, selenium, dan kolin.
  • Antioksidan: Lutein dan zeaxanthin yang berfungsi menjaga kesehatan mata jangka panjang.
  • Lemak Sehat: Kuning telur merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung.

Catatan: Produsen yang memperkaya telur (fortified eggs) bahkan menghasilkan telur dengan kandungan omega-3, yodium, dan vitamin yang lebih tinggi, namun dengan kadar lemak jenuh yang lebih rendah dibanding telur biasa.

Meluruskan Mitos Seputar Kolesterol

Satu butir telur besar mengandung sekitar 180 mg kolesterol. Dulu, American Heart Association (AHA) menyarankan batasan asupan kolesterol dari makanan maksimal 300 mg per hari.

Namun, pedoman terbaru kini bergeser: fokusnya lebih pada memantau pola makan secara keseluruhan, bukan sekadar memangkas makanan bernutrisi tinggi seperti telur.

Para ahli kini sepakat bahwa kolesterol dalam makanan tidak selalu mendongkrak kadar kolesterol dalam darah secara signifikan. Penelitian terbaru (termasuk uji klinis tahun 2025) menunjukkan bahwa konsumsi hingga 12 butir telur yang kaya nutrisi tambahan per minggu tidak membawa dampak negatif pada kolesterol darah. Menariknya, konsumsi ini justru memberikan efek positif terhadap resistensi insulin.

Sebagai panduan umum agar tetap sehat, AHA merekomendasikan batasan satu kuning telur atau dua putih telur per hari bagi kebanyakan orang.

Tips Sehat Mengonsumsi Telur Setiap Hari

Untuk memaksimalkan manfaat kebaikannya, Anda bisa mengikuti beberapa tips dari para ahli berikut ini:

  • Padukan dengan Sayuran dan Biji-bijian: Hindari menyandingkan telur dengan daging olahan tinggi lemak seperti bacon atau sosis. Sebaliknya, kombinasikan dengan sayuran, kacang-kacangan, atau gandum utuh untuk mendongkrak asupan serat dan antioksidan.
  • Pilih Metode Memasak yang Tepat: Ahli gizi lebih menyarankan metode memasak minim lemak—seperti merebus (hard-boiled), mengorak-arik (scrambled), atau memanggang telur. Jika ingin menggunakan minyak, pilihlah minyak zaitun atau minyak alpukat dalam jumlah sedikit.
  • Batasi Kuning Telur Jika Berisiko: Bagi Anda yang memiliki riwayat atau risiko penyakit jantung, membatasi kuning telur adalah langkah yang bijak. Dr. James O’Keefe, seorang kardiolog preventif, menyarankan trik cerdas: gunakan dua putih telur dan cukup satu kuning telur saja. Cara ini ampuh menjaga keseimbangan nutrisi tanpa mengorbankan rasa.

Kesimpulan

“Jangan takut makan telur,” ujar Dr O’Keefe. Pada akhirnya, telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang alami, bersih, dan sarat akan nutrisi esensial yang sangat tubuh kita butuhkan.