EkonomiNasional

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Terbaru Berlaku 20–26 April 2026

×

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Terbaru Berlaku 20–26 April 2026

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN mengecek kilo meter listrik. Dok: HO/Eranesia.id

PEMERINTAH melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik terbaru per kilowatt hour (kWh) untuk periode 20–26 April 2026. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh pelanggan PLN, baik prabayar maupun pascabayar.

Pelanggan prabayar menggunakan sistem pembelian token listrik yang dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan energi listrik.

Sementara itu, pelanggan pascabayar membayar tagihan berdasarkan pemakaian pada periode tertentu. Besaran tarif per kWh tetap sama untuk kedua jenis layanan tersebut.

Rincian Tarif Listrik April 2026

Berikut tarif listrik per kWh berdasarkan golongan pelanggan:

1. Rumah tangga

  • R-1/TR 900 VA (RTM): Rp1.352/kWh
  • R-1/TR 1.300 VA: Rp1.444,70/kWh
  • R-1/TR 2.200 VA: Rp1.444,70/kWh
  • R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp1.699,53/kWh
  • R-3/TR di atas 6.600 VA: Rp1.699,53/kWh

2. Pelanggan bisnis

  • B-2/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp1.444,70/kWh
  • B-3/TM di atas 200 kVA: Rp1.114,74/kWh

3. Pelanggan industri

  • I-3/TM di atas 200 kVA: Rp1.114,74/kWh
  • I-4/TT di atas 30.000 kVA: Rp996,74/kWh

4. Fasilitas pemerintah dan penerangan jalan umum

  • P-1/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp1.699,53/kWh
  • P-2/TM di atas 200 kVA: Rp1.522,88/kWh
  • P-3/TR (penerangan jalan umum): Rp1.699,53/kWh
  • L/TR, TM, TT: Rp1.644,52/kWh

5. Pelayanan sosial

  • S-1/TR 450 VA: Rp325/kWh
  • S-1/TR 900 VA: Rp455/kWh
  • S-1/TR 1.300 VA: Rp708/kWh
  • S-1/TR 2.200 VA: Rp760/kWh
  • S-1/TR 3.500 VA–200 kVA: Rp900/kWh
  • S-2/TM di atas 200 kVA: Rp925/kWh

6. Tarif subsidi rumah tangga

  • 450 VA: Rp415/kWh
  • 900 VA: Rp605/kWh

Token Listrik Rp100 Ribu Dapat Berapa kWh?

Besaran kWh dari pembelian token listrik mengikuti tarif dasar listrik yang berlaku. Selain itu, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah juga memengaruhi jumlah akhir token yang diterima.

Sebagai contoh, PPJ di Jakarta berada pada kisaran:

  • Hingga 2.200 VA: 2,4%
  • 3.500–5.500 VA: 3%
  • 6.600 VA ke atas: 4%

Rumus perhitungan:
(Nominal token – PPJ) ÷ tarif listrik = kWh

Simulasi Token Rp100.000 (Non-subsidi Jakarta)

  • 900 VA
    Rp100.000 – 2,4% = Rp97.600
    Rp97.600 ÷ Rp1.352 = 72,19 kWh
  • 1.300–2.200 VA
    Rp97.600 ÷ Rp1.444,70 = 67,56 kWh
  • 3.500–5.500 VA
    Rp100.000 – 3% = Rp97.000
    Rp97.000 ÷ Rp1.699,53 = 57,07 kWh
  • 6.600 VA ke atas
    Rp100.000 – 4% = Rp96.000
    Rp96.000 ÷ Rp1.699,53 = 56,49 kWh

Sumber : Kompas.com | Editor : Muh Taufan