Regional

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Parigi Panen Puluhan Kilo Ikan

×

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Parigi Panen Puluhan Kilo Ikan

Sebarkan artikel ini
Program ini membawa manfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan pangan internal, program ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi warga binaan. Dok: Humas Lapas Parigi/Eranesia.id

LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi sukses memanen 53 kilogram ikan mujair dan nila. Warga binaan membudidayakan ikan tersebut di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Keberhasilan ini menjadi bagian dari kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Plt Kepala Lapas Kelas III Parigi, I Wayan Widana, memimpin langsung kegiatan panen ini. Petugas kemudian mendistribusikan seluruh hasil panen ke dapur lapas. Pihak dapur akan mengolah ikan tersebut sebagai bahan makanan sehat bagi warga binaan.

Wayan menjelaskan, program ini membawa manfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan pangan internal, program ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi warga binaan.

“Kami mengoptimalkan lahan lapas untuk budidaya perikanan. Langkah ini mengimplementasikan Program Aksi ke-8 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang penguatan kemandirian pangan,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Kamis (9/7/2026).

Program pembinaan ini mendapat respons positif dari para warga binaan. Salah satunya adalah LH, yang aktif mengikuti program perikanan tersebut. 

Ia mengaku, bersyukur bisa mempelajari keterampilan baru selama menjalani masa pidana. Keterampilan ini akan menjadi bekal berharganya untuk mencari nafkah setelah bebas nanti.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Memasyarakat (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman. 

Ia memuji komitmen Lapas Parigi dalam mengembangkan pembinaan berbasis ketahanan pangan. Menurutnya, program ini membuktikan bahwa lapas mampu melahirkan karya nyata yang produktif.

“Kami berharap seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Sulawesi Tengah meniru langkah ini. Optimalkan potensi lahan yang ada untuk melatih kemandirian ekonomi warga binaan,” tutup Herman.

Melalui program kemandirian yang berkelanjutan, Lapas Parigi berkomitmen terus menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata. Lapas ingin mencetak warga binaan yang terampil dan siap kembali ke tengah masyarakat.