Regional

FKUB Sulteng: Kemerdekaan Beragama Wajib Diiringi Sikap Saling Menghormati

×

FKUB Sulteng: Kemerdekaan Beragama Wajib Diiringi Sikap Saling Menghormati

Sebarkan artikel ini
Ketua Ketua FKUB Sulteng, Profesor KH Zainal Abidin. Foto: HO/Eranesia.id

KETUA Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Profesor KH Zainal Abidin, mengajak masyarakat memperkuat persatuan. Elemen bangsa harus mempererat komitmen kebangsaan saat menghadapi tantangan bencana alam.

Zainal menyebut kritik terhadap pemerintah sebagai ruh demokrasi. Kendati demikian, masyarakat harus menyampaikan kritik secara objektif dan berbasis data.

“Pemerintah wajib mendengarkan keluhan rakyat. Warga juga perlu menyampaikan aspirasi secara bijak agar mencegah perpecahan,” katanya, Senin (17/8/2026).

Zainal menyampaikan duka mendalam bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Musibah ini harus memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong warga.

Peringatan Hari Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi seluruh warga. Menurutnya, makna kemerdekaan mencakup tanggung jawab dalam menjalankan kehidupan beragama.

“Warga menikmati kebebasan beragama dengan menghormati hak serta kewajiban pemeluk agama lain,” ujarnya.

Zainal menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama. Keharmonisan masyarakat terwujud saat setiap orang menghargai hak keyakinan sesama.

Dirinya juga mengimbau tokoh agama terus menyuarakan pesan persatuan dari mimbar keagamaan. Umat beragama harus menghadapi ujian bencana lewat kepedulian sosial.

Zainal bahkan meminta masyarakat mewaspadai narasi yang memicu perpecahan nasional.

“Jangan mudah terprovokasi oleh berita pembelah bangsa. Kita wajib menjaga persatuan dan mengedepankan kerukunan,” tegasnya.

Zainal berharap seluruh elemen masyarakat mengutamakan dialog demi menjaga suasana kondusif. Kepentingan bangsa harus berada di atas kepentingan kelompok.

“Mari isi hari kemerdekaan dengan aksi nyata dan membantu sesama yang membutuhkan,” pungkasnya.