DINAS Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) terus mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Diskarpus menggelar Sekolah Pasar Modal Advance bekerja sama dengan Galeri Investasi Digital (GID) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kegiatan ini sekaligus memeriahkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Kota Palu. Adapun acara berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Selasa (29/9/2026).
Pada kesempatan tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu, Rahmat Mustafa, membuka kegiatan secara resmi. Dalam pembukaan ini, Kepala Diskarpus Kota Palu, Asharrini Mastura, turut mendampingi Rahmat.
Selain itu, tiga narasumber ahli turut mengisi kegiatan ini. Mereka adalah Muhammad Yasser Arafat (Kliring Berjangka Indonesia), Abdul Aziz Al-Bakr (KSEI), serta Muhammad Arif (SIPF).
Mewakili Pemerintah Kota Palu, Rahmat Mustafa menyampaikan apresiasi tinggi kepada Diskarpus, BEI, dan GID. Ia menilai kolaborasi ini sukses memperluas wawasan masyarakat di bidang pasar modal.
“Pemerintah Kota Palu mengapresiasi Diskarpus, BEI, dan GID. Kolaborasi ini meningkatkan literasi pasar modal masyarakat,” ujar Rahmat.
Lebih lanjut, Rahmat menilai perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat mengelola keuangan. Kemudahan akses instrumen investasi memang membawa peluang positif bagi publik.
Namun demikian, pengetahuan yang memadai harus tetap mengimbangi kemudahan tersebut.
Menurutnya, investasi bukan sekadar mengejar keuntungan semata. Oleh sebab itu, masyarakat harus memahami risiko dan memilih instrumen yang resmi serta legal.
Di samping itu, ia menegaskan relevansi tema “Mewujudkan Investasi yang Aman dan Terlindungi”. Literasi keuangan menjadi benteng yang melindungi masyarakat dari tawaran investasi bodong berimbal hasil instan.
Melalui Sekolah Pasar Modal Advance ini, Pemkot Palu fokus mengedukasi generasi muda. Pemerintah ingin menciptakan budaya investasi yang sehat, aman, dan legal.
Pada akhirnya, edukasi berkelanjutan ini akan memacu peningkatan inklusi keuangan daerah. Langkah ini sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kota Palu.













