Regional

Sambut Jakarta Understanding 2026, UINDak Palu Siap Cetak Imam Masjid Berjiwa Moderat

×

Sambut Jakarta Understanding 2026, UINDak Palu Siap Cetak Imam Masjid Berjiwa Moderat

Sebarkan artikel ini
Rektor UINDak Palu, Profesor Lukman S Thahir. Dok: Humas UINDak Palu/Eranesia.id

REKTOR Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak), Profesor Lukman S Thahir menyambut hangat lahirnya kesepakatan “Jakarta Understanding 2026“.

Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas deklarasi internasional dari ajang International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta tersebut.

Menurut Lukman, deklarasi pada 27 September 2026 ini menjadi tonggak penting peran masjid dan ulama era modern.

Dirinya menegaskan, bahwa poin Jakarta Understanding 2026 sejalan dengan visi moderasi beragama Kementerian Agama.

“Pesan dari Jakarta Understanding ini melegakan dan membuktikan bahwa perdamaian global merupakan tanggung jawab bersama,” ungkap Lukman di Palu, Selasa (29/9/2026).

Lukman menilai, masjid harus menjadi pusat peradaban, ruang inklusif, serta jembatan penghubung perbedaan suku dan keyakinan.

Lebih lanjut, ia menekankan, tujuh peran strategis imam masjid berdasarkan naskah deklarasi tersebut.

Pertama, imam masjid harus menjadi penuntun moral masyarakat, penengah konflik, serta perekat keberagaman.

Kedua, imam masjid menggerakkan toleransi, memperkuat literasi digital, serta membentengi masyarakat dari hoaks.

Ketiga, imam masjid menciptakan lingkungan tempat ibadah yang ramah anak, perempuan, disabilitas, dan kelompok rentan.

Keempat, imam masjid berdiri di garis terdepan menolak tegas segala bentuk radikalisme dan ekstremisme.

Kelima, imam masjid menumbuhkan kesadaran ekoteologi untuk mengajak umat menjaga kelestarian lingkungan bumi.

Keenam, imam masjid membangun kolaborasi global dengan pemerintah, lembaga internasional, dan masyarakat sipil.

Ketujuh, deklarasi ini menegaskan dukungan kemanusiaan terhadap hak rakyat Palestina untuk merdeka.

Oleh karena itu, UINDak siap mengimplementasikan nilai-nilai deklarasi melalui pengabdian dan pendidikan karakter.

Selain itu, kampus ini menyiapkan pelatihan dai dan imam masjid di pelbagai daerah.

“Kami terus berkolaborasi mencetak kader pemimpin agama yang berpikiran terbuka dan berjiwa moderat,” tandas Lukman.

Langkah ini menjadi komitmen nyata UINDak Palu dalam mewujudkan peradaban dunia yang damai.