KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Bukan sebuah aplikasi berdiri sendiri, QRIS hadir sebagai standar opsi pembayaran yang terintegrasi di dalam pelbagai aplikasi keuangan milik masyarakat.
Sejak meluncur pada 17 Agustus 2019, QRIS menjadi pengubah permainan (game changer) transaksi keuangan di Indonesia.
“Kehadiran standar ini menyatukan pelbagai QR code dompet digital yang sebelumnya terfragmentasi, seperti OVO, LinkAja, GoPay, hingga ShopeePay,” Pelaksana Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran (UIKSP) KPwBI Sulteng, Kristoforus Ronald saat menjadi pembicara pada Capacity Building Keprotokolan, Kehumasan, Aparat Penegak Hukum se Sulteng di Pullman Hotel and Resort, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Bebas Biaya Admin bagi Konsumen
Menurut Kristoforus, salah satu keunggulan utama QRIS terletak pada fungsi standardisasi biaya. Sebelum QRIS hadir, setiap penyedia jasa pembayaran menerapkan tarif admin berbeda. Kini seluruh transaksi QRIS menetapkan biaya sebesar Rp0 bagi konsumen.
“Pihak otoritas melarang keras merchant membebankan biaya tambahan kepada pelanggan,” ungkapnya.
Warga yang menemukan praktik pungutan liar tersebut dapat melaporkan merchant ke pihak berwenang, termasuk melalui layanan kehumasan Bank Indonesia.
Tiga Modus Operasional Utama
Saat ini transaksi QRIS mencakup tiga jenis layanan operasional:
- 1. Merchant Presented Mode (MPM): Kode QR yang disediakan oleh pihak toko atau kasir.
- 2. Customer Presented Mode (CPM): Kode QR yang ditampilkan dari ponsel pelanggan untuk dipindai oleh kasir, seperti pada ritel modern Indomaret.
- 3. Tanpa Tatap Muka (TTM): Layanan transaksi jarak jauh dengan mengunggah gambar kode QR dari galeri ponsel, biasa dimanfaatkan untuk pembayaran biaya pendidikan atau transaksi jarak jauh lainnya.
Ekspansi Transaksi Antarnegara (Cross-Border)
Daya jangkau QRIS kini menembus batas negara. Transaksi cross-border QRIS saat ini resmi beroperasi di enam negara mitra, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Bank Indonesia juga tengah mempersiapkan perluasan jaringan transaksi antarnegara ini ke India dan Arab Saudi dalam waktu dekat.
Penggunaan QRIS di mancanegara memberi kemudahan besar bagi WNI yang menguji jalan-jalan atau beribadah ke luar negeri.
Kehadiran fasilitas ini menekan kebutuhan penukaran uang fisik di money changer,mengingat mayoritas merchant di negara tujuan seperti Singapura dan Malaysia telah mengadopsi sistem tersebut.
*Dilarang keras mengambil naskah dan foto dalam berita ini tanpa izin Redaksi Eranesia.id













