EkonomiGaya Hidup

Konsumen Beralih, Penjualan Mobil Murah di Indonesia Turun

×

Konsumen Beralih, Penjualan Mobil Murah di Indonesia Turun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mobil LCGC. Dok: AI Gemini

PENJUALAN mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) masih tertekan sepanjang 2026. Hingga September 2026, distribusi mobil segmen LCGC turun 11 persen ketimbang periode sama tahun lalu.

Astra menilai penurunan ini bukan karena faktor pengetatan pembiayaan kendaraan. Pola belanja konsumen justru bergeser dari mobil LCGC ke segmen kendaraan lebih tinggi.

“Penjualan LCGC turun 11 persen bukan karena pembiayaan,” ungkap Co-Project Director Astra Auto Fest 2026, Tan Chian Hok dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, konsumen otomotif saat ini mulai beralih memborong unit kendaraan yang naik kelas.

Data Gaikindo mencatat distribusi wholesales LCGC mencapai 83.997 unit selama Januari–September 2026.

Tan menegaskan Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) tidak memperketat underwriting kredit.

“Prinsipnya kami tidak mengubah underwriting untuk LCGC dan tetap mendukung pembiayaannya,” jelasnya.

Astra kini membidik calon pembeli mobil pertama (first buyer) lewat pelbagai penawaran khusus akhir tahun.

Langkah ini sekaligus memfasilitasi konsumen yang menunda pembelian hingga memiliki dana cukup. Astra Auto Fest 2026 siap menyajikan paket kredit khusus untuk mempermudah kepemilikan mobil baru.