PENGELOLA Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu mendatangi langsung kediaman calon penerima KIP 2026.
Langkah ini untuk memastikan kondisi faktual pendaftar di lapangan.
Ketua Pengelola Beasiswa KIP UINDak, Dr Faisal Attamimi, menegaskan pengecekan langsung ini mencerminkan komitmen UINDak menjaga transparansi dan akuntabilitas seleksi.
“Ini merupakan satu proses tahapan seleksi beasiswa KIP, yang dilaksanakan secara serius, akuntabel dan transparan, untuk memastikan penyaluran tepat sasaran,” ujar Faisal di Palu, Senin (28/9/2026).
Tim Gabungan Turun ke Lapangan
UINDak menerjunkan tim verifikator gabungan guna menyambangi satu per satu kediaman calon penerima di Sulawesi Tengah.
Tim ini melibatkan Pengelola Beasiswa KIP, Wakil Rektor III, Wakil Rektor II, Kepala Biro AUPK, serta bagian akademik.
Faisal menjelaskan, tim verifikator tidak sekadar menilai kondisi fisik tempat tinggal atau status ekonomi.
Tim juga menggali potensi, motivasi, serta komitmen akademik pendaftar agar bantuan pemerintah melahirkan generasi unggul dan berdaya saing.
Tim memadukan hasil peninjauan lapangan dengan data administratif. Integrasi ini membuat proses penetapan penerima KIP Kuliah berjalan objektif, bersih dari subjektivitas, dan berkeadilan.
Kuota dan Pendaftar
Pemerintah mempercayakan UINDak menyelenggarakan Beasiswa KIP Kuliah 2026 dengan kuota 230 penerima manfaat.
Jumlah pendaftar mencapai 481 mahasiswa baru 2026, sementara 400 orang di antaranya berhasil melewati seleksi administrasi.













