Gaya Hidup

Hindari Makanan-Minuman Ini Saat Sahur Agar Tetap Segar Saat Puasa

×

Hindari Makanan-Minuman Ini Saat Sahur Agar Tetap Segar Saat Puasa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi makanan dan minuman. Dok: AI Gemini/Eranesia.id

SAAT berpuasa hingga 13 jam sehari, sahur menjadi kunci agar tubuh tetap kuat dan tidak cepat haus atau lapar. Pilihan makanan yang tepat dapat membantu menjaga energi dan hidrasi sepanjang hari. 

Sebaliknya, beberapa jenis makanan dan minuman justru membuat puasa terasa lebih berat.

Banyak orang Indonesia masih sering mengonsumsi menu sahur yang mudah dibuat, tetapi kurang ideal untuk mendukung puasa. 

Berikut daftar menu sahur yang sebaiknya dihindari:

1. Minuman manis dan teh manis

Gula berlebih dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, lalu turun drastis, sehingga tubuh cepat lemas, mengantuk, dan lapar. Teh memiliki efek diuretik ringan, membuat tubuh sering buang air kecil dan meningkatkan risiko dehidrasi.

2. Makanan tinggi garam

Ikan asin, telur asin, kerupuk, dan makanan instan mengandung natrium tinggi. Garam berlebih membuat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan, sehingga rasa haus muncul lebih cepat. Konsumsi terus-menerus juga bisa memengaruhi tekanan darah.

3. Makanan pedas

Makanan pedas dapat memicu produksi asam lambung berlebih, menyebabkan mulas, perut tidak nyaman, atau diare. Diare membuat tubuh kehilangan banyak cairan, sehingga lebih mudah lemas saat puasa.

4. Minuman berkafein

Kopi, teh pekat, dan minuman bersoda bersifat diuretik. Mereka membuat tubuh lebih sering buang air kecil, memengaruhi keseimbangan cairan. Kafein juga bisa memicu jantung berdebar dan gangguan lambung pada sebagian orang.

5. Gorengan

Gorengan mengandung lemak jenuh tinggi dan sulit dicerna. Proses pencernaan yang berat membuat tubuh cepat lelah, sementara minyak berlebih dapat menimbulkan rasa haus.

6. Makanan tinggi lemak

Kulit ayam, lauk bersantan kental, atau makanan berlemak lain sebaiknya dibatasi. Lemak memperlambat pencernaan dan membuat tubuh terasa berat. Konsumsi berlebihan juga kurang baik bagi kesehatan jantung.

7. Makanan instan dan olahan

Mi instan atau makanan siap saji tinggi natrium dan rendah serat. Kenyangnya cepat hilang, sehingga tubuh lebih cepat lapar, dan kandungan garam memicu rasa haus.

8. Karbohidrat sederhana berlebihan

Nasi putih, roti putih, atau kue manis cepat dicerna tubuh. Hal ini menyebabkan gula darah naik turun dengan cepat, memicu lapar lebih awal.

Menu Sahur yang Lebih Baik

Sebagai gantinya, pilihlah menu sahur yang sehat dan mengenyangkan:

  • Karbohidrat kompleks: nasi merah, oatmeal, atau ubi.
  • Protein: telur, ayam, tahu, tempe.
  • Sayur dan buah: kaya serat, membantu kenyang lebih lama.
  • Air putih: cukup untuk menjaga hidrasi sepanjang puasa.

Dengan memperhatikan pilihan menu sahur, tubuh tetap bertenaga, terhindar dari dehidrasi, dan puasa lebih nyaman. Selamat menjalankan ibadah puasa!.

Sumber : CNN Indonesia | Editor : Muh Taufan