PRESIDEN RI, Prabowo Subianto merombak jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memberhentikan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, Selasa (2/6/2026) malam.
Pergantian tersebut terjadi di tengah sorotan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo yang dalam beberapa bulan terakhir menghadapi sejumlah persoalan di lapangan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membenarkan pergantian pimpinan BGN. Pemerintah menilai penyegaran organisasi perlu dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan memastikan program MBG berjalan sesuai target.
Meski pemerintah belum menjelaskan alasan pencopotan secara rinci, pergantian itu berlangsung setelah sejumlah kasus keracunan makanan muncul di pelbagai daerah dan menimpa peserta program MBG.
Kasus tersebut mendorong pemerintah mengevaluasi rantai distribusi dan sistem pengawasan penyedia makanan dalam program nasional tersebut. BGN juga menjatuhkan sanksi kepada ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyediakan menu bagi para penerima manfaat.
Hingga 29 Mei 2026, BGN menjatuhi sanksi suspensi kepada 8.182 SPPG dari total 27.208 unit yang beroperasi di seluruh Indonesia. BGN mengambil langkah itu untuk memperbaiki kualitas layanan dan memperkuat pengawasan program.
Evaluasi Program MBG
Program MBG menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo yang menyasar pelajar, ibu hamil, balita, dan kelompok rentan lainnya.
Hingga Maret 2026, program tersebut menjangkau 61,2 juta penerima manfaat. Dari jumlah itu, sekitar 49 juta merupakan siswa sekolah di berbagai daerah.
Besarnya cakupan program membuat pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kualitas pelaksanaannya. Pemerintah terus melakukan evaluasi untuk memastikan makanan yang tersalurkan memenuhi standar keamanan dan gizi.
Presiden kemudian menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Selain itu, Presiden menempatkan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Pemerintah berharap jajaran pimpinan yang baru dapat memperkuat pengawasan, meningkatkan koordinasi, dan mempercepat perbaikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.













