Regional

UINDak Palu Susun Roadmap Riset dan Pengabdian Masyarakat

×

UINDak Palu Susun Roadmap Riset dan Pengabdian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
LPPM UINDak menyusun roadmap tersebut melalui Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan itu berlangsung di Kota Palu, Kamis (14/5/2026). Seluruh dosen di lingkungan UINDak mengikuti workshop tersebut. Dok: UINDak Palu/Eranesia.id

LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu menyusun roadmap atau peta jalan untuk memperkuat riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat (PKM).

LPPM UINDak menyusun roadmap tersebut melalui Workshop Penyusunan Roadmap Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan itu berlangsung di Kota Palu, Kamis (14/5/2026). Seluruh dosen di lingkungan UINDak mengikuti workshop tersebut.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya riset, publikasi, dan pengabdian masyarakat yang terarah, terukur, dan berkelanjutan,” kata Ketua LPPM UINDak, Sahran Raden dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Jumat (15/5/2026). 

Sahran yang juga pakar Hukum Tata Negara UINDak menilai roadmap penelitian, publikasi, dan PKM sangat penting.

Menurutnya, roadmap menjadi kompas akademik untuk menentukan arah pengembangan keilmuan, penguatan kelembagaan, dan kontribusi kampus terhadap kebutuhan masyarakat serta pembangunan.

Melalui workshop itu, LPPM UINDak ingin menyusun arah riset unggulan universitas. 

LPPM juga ingin memperkuat integrasi penelitian dan pengabdian masyarakat, meningkatkan kualitas luaran akademik, serta mendukung indikator kinerja perguruan tinggi dan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kami menyadari tantangan penelitian, publikasi, dan PKM di PTKIN saat ini semakin kompleks. Karena itu, kami membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan inovasi agar kegiatan akademik benar-benar memberi dampak sosial yang nyata,” ungkapnya. 

Sahran menegaskan, workshop tersebut tidak hanya berhenti pada diskusi. Kegiatan itu juga akan menghasilkan dokumen roadmap yang implementatif dan menjadi pijakan strategis pengembangan akademik ke depan.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Agama RI, Nur Kafid, mengatakan riset, publikasi ilmiah, dan PKM di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) harus berjalan secara berkelanjutan.

Menurut Nur Kafid, PTKIN perlu menyesuaikan riset dengan Agenda Riset Keagamaan Nasional (ARKAN) 2018–2028 Kementerian Agama RI. 

Agenda tersebut mencakup bidang agama dan keagamaan, pangan dan pertanian, energi, kedokteran dan kesehatan, transportasi, rekayasa keteknikan, pertahanan dan keamanan, kemaritiman, serta sosial humaniora.

Advertorial | Editor : Muh Taufan