PEMERINTAH Kota Palu memperkuat komitmen membangun tata kelola bersih dan berintegritas. Komitmen ini diwujudkan lewat Pelatihan Penguatan Integritas dan Pendidikan Antikorupsi. Acara untuk PNS dan PPPK ini digelar di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Senin (2/11/2026).
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, membuka resmi kegiatan yang berlangsung hingga 4 November ini. Pelatihan diikuti jajaran ASN lingkungan Pemkot Palu.
Imelda menyebut pelatihan ini merupakan aksi nyata meningkatkan hasil SPI KPK 2025.
“Kegiatan ini bagian dari rencana aksi tindak lanjut hasil SPI KPK 2025,” ujar Imelda.
“Fokusnya memperkuat integritas aparatur, meningkatkan kesadaran antikorupsi, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan,” lanjutnya.
Imelda meminta peserta tidak menjadikan pelatihan sekadar formalitas seremonial atau pemenuhan program.
Nilai yang diperoleh wajib diterapkan dalam tugas sehari-hari.
“Jangan jadikan program sebatas formalitas. Nilai integritas harus diterapkan di lapangan dan ruang kerja,” tegas Imelda.
“Integritas bukan sekadar konsep global, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dua Widyaiswara KPK RI hadir sebagai narasumber, yakni Manoto Togatorop dan Galih Pramana Natanegara. Kehadiran mereka bertujuan memperdalam pemahaman pencegahan korupsi dan tata kelola yang baik.
Pemkot Palu optimistis melahirkan aparatur profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.













