UNIVERSITAS Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu meraih dua medali emas cabang olahraga Taekwondo pada ajang Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni se-Indonesia Timur (Poros Intim) IV.
Dalam kompetisi yang berlangsung di Auditorium UINDak tersebut, kontingen tuan rumah menurunkan dua atlet andalannya, yakni Adnan dan Sela Reskiana.
Keduanya bersaing ketat dengan atlet dari UIN Alauddin Makassar dan IAIN Manado.Pada Kategori Tunggal Putra, Adnan tampil impresif dengan perolehan 7,799 poin.
Ia unggul atas atlet UIN Alauddin Makassar, Alfitra Muhammad Idris (7,049 poin), dan atlet IAIN Manado, M Asraf Pelupesi (0,466 poin).
Prestasi serupa diraih Sela Reskiana pada Kategori Tunggal Putri. Ia mengunci medali emas dengan 7,332 poin, mengungguli Amanda Ummu Kalsum dari UIN Alauddin Makassar (7,033 poin) dan Afrilia Ningsih Huani dari IAIN Manado (5,966 poin).
Official Taekwondo UINDak Palu, Abdul Jalil mengungkapkan rasa bangganya. Menurutnya, medali ini merupakan emas pertama bagi kontingen UINDak di ajang Poros Intim IV.
Selain dua medali emas tersebut, Adnan dan Sela juga berhasil mempersembahkan medali perak pada kategori beregu atau pasangan.
Rektor UINDak Palu, Profesor Lukman S Thahir, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.
Ia menyebut, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, keringat, dan doa seluruh civitas akademika.
“Bertanding di rumah sendiri memberikan motivasi berlipat ganda bagi kami untuk memberikan yang terbaik,” ujar Lukman.
Dua medali emas perdana ini diharapkan mampu membakar semangat para atlet UINDak lainnya yang masih berjuang di cabang olahraga, seni, maupun riset.
Kesuksesan ini membuktikan bahwa kualitas atlet PTKIN di wilayah timur kini semakin kompetitif dan patut diperhitungkan.













