Politik

DPRD Palu Soroti Minimnya Armada Operasional RSUD Anutapura

×

DPRD Palu Soroti Minimnya Armada Operasional RSUD Anutapura

Sebarkan artikel ini
keterbatasan armada transportasi merupakan persoalan mendasar yang berdampak langsung pada kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya untuk kegiatan operasional lapangan dengan mobilitas tinggi. Foto: Rusdia/Eranesia.id

ANGGOTA Komisi A sekaligus Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menyoroti keterbatasan transportasi operasional RSUD Anutapura.

Masalah ini disampaikannya dalam rapat Banggar DPRD Kota Palu di ruang rapat utama DPRD, Selasa (28/7/2026).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Palu Rico Andi Tjatjo Djanggola. Ia didampingi oleh Wakil Ketua I Muhlis U Aca.

Rustia menegaskan, keterbatasan armada transportasi merupakan persoalan mendasar. Masalah ini berdampak langsung pada kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat. Hal itu terutama untuk kegiatan operasional lapangan dengan mobilitas tinggi.

“Transportasi yang dimiliki rumah sakit benar-benar tidak memadai. Jika hanya mengandalkan satu unit yang beroperasi, tentu sangat menyulitkan pelayanan di wilayah Kota Palu,” ujarnya.

Saat ini RSUD Anutapura hanya memiliki tiga unit kendaraan operasional. Namun, hanya satu unit yang berfungsi optimal. Sementara itu, satu unit beroperasi terbatas dan satu unit sisanya rusak berat.

Menurut Rustia, pelayanan medis internal rumah sakit sudah berjalan baik. Meski begitu, minimnya armada operasional penunjang tetap menjadi celah yang harus segera ditangani.

Selain memengaruhi kualitas pelayanan publik, ia menilai masalah ini berkaitan erat dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rustia bilang, perbaikan fasilitas pendukung dan inovasi pelayanan akan berbanding lurus dengan peningkatan kontribusi pendapatan daerah.

“Jika ingin menggenjot PAD, Komisi A, B, dan C bersama pemerintah daerah harus berkolaborasi menghadirkan inovasi. Tanpa pembenahan fasilitas penunjang seperti transportasi, target peningkatan pendapatan rumah sakit akan sulit tercapai,” tegasnya.

Rustia berharap, Pemkot Palu dan DPRD dapat segera merumuskan solusi konkret. Langkah ini penting agar masalah armada tidak berlarut dan pelayanan masyarakat dapat maksimal.

Turut hadir dalam rapat ini Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Petalolo. Hadir pula jajaran BPKAD serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.