Politik

Realisasikan Aspirasi Reses, Anggota DPRD Palu Buka Kelas Bahasa Inggris Gratis

×

Realisasikan Aspirasi Reses, Anggota DPRD Palu Buka Kelas Bahasa Inggris Gratis

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Palu, Arif Miladi. Foto: Rusdia/Eranesia.id

ANGGOTA DPRD Kota Palu, Arif Miladi, merealisasikan aspirasi masyarakat. Ia mendirikan ruang belajar kursus bahasa Inggris gratis di Jalan Munif Rahman I, Kecamatan Ulujadi.

Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan nonformal. Sasaran utamanya adalah anak-anak dari keluarga yang terkendala biaya kursus.

Gagasan kursus gratis ini muncul dari hasil reses Arif di Kecamatan Ulujadi. Dalam dialog, orang tua ingin anak-anak mereka mahir berbahasa Inggris. Namun, mereka terhalang oleh tingginya biaya kursus.

“Awalnya karena permintaan ibu-ibu saat reses. Mereka ingin anaknya pintar bahasa Inggris, tetapi tempat kursus mahal,” ujar politisi Golkar ini (24/7/2026).

Arif lalu membentuk Yayasan Bina Karya Khatulistiwa. Wadah ini menyelenggarakan kursus bahasa Inggris secara gratis.

Persiapan yayasan membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan. Lembaga ini resmi beroperasi pada Mei 2026.

“Kami persiapkan sekitar empat sampai lima bulan. Kami mulai Mei 2026 dan sekarang sudah berjalan dua bulan,” katanya.

Saat ini, sekitar 20 peserta mengikuti program tersebut. Mayoritas peserta merupakan anak-anak Sekolah Dasar (SD). Pembelajaran berfokus memberikan dasar kemampuan bahasa Inggris sejak dini. Langkah ini menjadi bekal mereka menghadapi masa depan.

Meski demikian, penyelenggaraan kursus masih menghadapi kendala. Kendala utamanya adalah keterbatasan ruang belajar dan tenaga pengajar. Kondisi ini menjadi tantangan dalam menjaga kualitas pembelajaran.

Karena itu, Arif mengharapkan dukungan pemerintah maupun masyarakat. Dukungan tersebut penting agar program berkembang dan menjangkau lebih banyak anak.

“Saya masih butuh bantuan tenaga pengajar dan ruangan yang memadai. Fasilitas yang baik membuat anak-anak belajar lebih nyaman,” ungkapnya.

Arif berharap, keberadaan yayasan ini memperkuat kualitas SDM sejak dini. Program ini menghadirkan pendidikan bahasa asing yang terjangkau.

Ia juga mendorong pemerintah memperhatikan pendidikan nonformal. Jalur ini menjadi pelengkap penting bagi pendidikan formal. Harapannya, makin banyak anak mendapat kesempatan meningkatkan daya saing mereka.