Regional

Peringati HKBN 2026, BPBD Palu Ajak Warga Lebih Siaga Bencana

×

Peringati HKBN 2026, BPBD Palu Ajak Warga Lebih Siaga Bencana

Sebarkan artikel ini
BPBD Kota Palu menggelar kegiatan ini bekerja sama dengan sejumlah pihak, mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.” Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat kesiapsiagaan terhadap pelbagai potensi bencana. Foto: Rusdia/Eranesia.id

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu menggelar peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tingkat Kota Palu tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota Palu, Sabtu (25/4/2026).

Pelbagai unsur pemerintah, relawan, serta masyarakat mengikuti peringatan ini sebagai bentuk sinergi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

BPBD Kota Palu bersama sejumlah pihak menggelar kegiatan ini dengan mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi dalam memperkuat kesiapsiagaan terhadap pelbagai potensi bencana.

Panitia melaksanakan rangkaian kegiatan selama dua hari, mulai 25 hingga 26 April 2026. Beragam agenda turut memeriahkan kegiatan ini, di antaranya lomba simulasi evakuasi dan ketangkasan pemadaman api, lomba storytelling inklusi, serta lomba mewarnai untuk anak-anak di halaman Kantor Wali Kota Palu.

Kepala BPBD Kota Palu, Presly Tampubulon, menyampaikan bahwa HKBN merupakan agenda rutin tahunan yang jatuh setiap tanggal 26 April.

“Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional merupakan agenda tahunan setiap 26 April. Penetapan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana menjadi cikal bakal lahirnya HKBN,” ujarnya.

Presly menambahkan bahwa peringatan ini memiliki makna penting, khususnya bagi daerah rawan bencana seperti Kota Palu.

“Momentum ini penting untuk terus mengingatkan kita bahwa Indonesia, termasuk Kota Palu, memiliki potensi ancaman bencana yang cukup besar,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setda Kota Palu, Rahmad Mustafa, menegaskan bahwa HKBN harus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat.

“Peringatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kota Palu untuk terus meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, serta kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ungkapnya.

Rahmad juga mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kebencanaan di lingkungan masing-masing.

“Oleh karena itu, masyarakat perlu terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian terhadap risiko bencana. Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa kesiapsiagaan merupakan investasi terbaik untuk melindungi diri, keluarga, dan masa depan bersama,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat Kota Palu diharapkan semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana di masa mendatang.

Penulis : Rusdia | Editor : Muh Taufan