Regional

Perkuat Layanan Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Sulteng Lantik Tujuh Pejabat Nonmanajerial

×

Perkuat Layanan Pemasyarakatan, Kanwil Ditjenpas Sulteng Lantik Tujuh Pejabat Nonmanajerial

Sebarkan artikel ini
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. Dok: Humas Kanwil Ditjenpas Sulteng/Eranesia.id

KEPALA Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kakanwil Ditjenpas Sulteng), Herman Mulawarman, melantik dan mengambil sumpah jabatan tujuh Pejabat Nonmanajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulteng, Kamis (23/7/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.

Herman melantik tujuh pejabat yang terdiri atas satu Analis Kebijakan Ahli Pertama, dua Pranata Komputer Ahli Pertama, tiga Dokter Ahli Pertama, dan satu Dokter Gigi Ahli Pertama.

Penguatan jabatan fungsional tersebut mendukung transformasi pelayanan di bidang kesehatan, tata kelola organisasi, kebijakan, hingga digitalisasi pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Herman menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar proses administrasi kepegawaian. Momen ini merupakan bentuk kepercayaan negara, dan para pejabat harus menjawabnya melalui integritas, profesionalisme, serta kinerja berdampak.

“Jabatan yang saudara emban hari ini adalah amanah sekaligus tanggung jawab. Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang semakin profesional, modern, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Jumat (24/7/2026).

Menurut Herman, setiap jabatan fungsional memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat organisasi. Tenaga kesehatan bertanggung jawab menjamin pelayanan kesehatan warga binaan berjalan optimal, Pranata Komputer menjadi penggerak transformasi digital, sementara Analis Kebijakan berperan memperkuat tata kelola melalui penyusunan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika pemasyarakatan.

Ia menjelaskan, seluruh aparatur dapat mewujudkan penguatan kualitas layanan hanya jika mereka terus meningkatkan kompetensi. Aparatur juga perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta melahirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi organisasi.

“Terus belajar, tingkatkan kompetensi, kuasai perkembangan teknologi, dan hadirkan inovasi dalam setiap bidang tugas. Organisasi membutuhkan ASN yang adaptif, berintegritas, serta mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pelayanan,” ungkap Herman.

Herman juga mengingatkan seluruh pejabat baru untuk menjadikan sumpah jabatan sebagai komitmen moral. Mereka harus menjalankan tugas dengan penuh kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab demi membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

“Jaga integritas, hindari segala bentuk penyimpangan, dan bekerjalah dengan hati. Setiap pejabat mengukur profesionalisme bukan hanya dari kemampuan, tetapi juga dari komitmen menjaga marwah institusi dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.

Salah seorang pejabat baru, Firman, selaku Pranata Komputer Ahli Pertama, menyatakan siap menjalankan amanah tersebut. Ia berkomitmen mendukung penuh percepatan transformasi digital di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulteng.