Regional

Tuntaskan Monev KIP, UINDak Palu Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

×

Tuntaskan Monev KIP, UINDak Palu Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi

Sebarkan artikel ini
Ketua PPID Pelaksana UINDak Palu, Dr Sofyan Bachmid, mengemukakan bahwa seluruh instrumen kuesioner monev telah diselesaikan pada Senin (28/9/2026) sore. Dok: Humas UINDak Palu

UNIVERSITAS Islam Negeri Datokarama (UINDak) Palu menuntaskan pengisian kuesioner Keterbukaan Informasi Publik. Komisi Informasi Republik Indonesia menyelenggarakan evaluasi ini. Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) melakukan pengisian tersebut.

Ketua PPID Pelaksana UINDak Palu, Dr Sofyan Bachmid, memberikan keterangan. Pihaknya menyelesaikan seluruh instrumen kuesioner monev pada Senin (28/9/2026) sore.

Pengisian tersebut mencakup lima aspek utama. Aspek itu meliputi pengumuman, penyediaan dokumen, hingga pengembangan situs web. Ada pula pengadaan barang dan jasa serta kelembagaan. Tim melampirkan seluruh data pendukung dan tautan pembuktian.

“Alhamdulillah, kami dapat menuntaskan kuesioner sore ini. Kerja sama semua pihak dan dukungan penuh Rektor mewujudkan hal ini,” ujar Sofyan dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Selasa (29/9/2026).

Sofyan berharap, langkah ini membuahkan hasil positif. Pihaknya sangat menantikan penilaian dari Komisi Informasi Pusat. Hal ini membuktikan komitmen nyata UIN Datokarama. Kampus konsisten menerapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

“Kami memohon doa dari seluruh civitas akademika. Semoga upaya ini memberikan hasil terbaik bagi kampus,” tuturnya.

Sofyan menegaskan status UINDak sebagai PTKIN yang bertransformasi pesat. Kampus ini telah meraih predikat Akreditasi Unggul. Keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif. Langkah ini merupakan fondasi utama membangun kepercayaan publik.

“Keterbukaan informasi adalah kunci tata kelola kampus modern. UIN Datokarama berkomitmen memastikan akses informasi yang mudah. Masyarakat dapat memperoleh data secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Rampungnya kuesioner ini menandai kesiapan UINDak. Kampus siap menyongsong tahap visitasi dan evaluasi berikutnya. Langkah ini membuktikan keunggulan UINDak. Kampus tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi teladan keterbukaan informasi.