DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah bergerak cepat memanfaatkan dinamika politik lokal di Kota Palu.
Seusai resmi hengkang dari Partai NasDem, politikus muda Muhammad Anugrah Pratama langsung mengamankan posisi strategis di jajaran kepemimpinan PSI.
Pengurus DPW PSI Sulteng, Fery Anwar, menegaskan langkah politik tersebut. Menurut Fery, peminangan Anugrah menjadi bagian dari strategi besar PSI untuk memperkuat struktur partai menghadapi agenda Pileg dan Pilkada mendatang melalui penataan kader muda.
“Kami sudah memproses suratnya. Kami melihat dia belum berpartai setelah keluar dari NasDem, makanya kami langsung meminangnya,” ujar Fery dikutip dari Bulletin.id, Rabu (29/9/2026).
Bukan Sekadar Memanfaatkan Momentum
Fery menegaskan, PSI tertarik pada Anugrah bukan sekadar memanfaatkan momentum pengunduran dirinya dari NasDem. PSI menilai politikus muda tersebut memiliki modal sosial dan politik yang sangat kuat di Kota Palu.
Pada Pemilu Legislatif 2024 lalu, Anugrah mencatatkan diri sebagai salah satu pendatang baru dengan raihan suara terbanyak. Warga mengenal Anugrah sebagai figur yang memiliki basis massa serta jejaring solid di kalangan anak muda.
“Awalnya dia keluar bukan karena PSI. Tapi kami melihat kapasitas dan jejaring anak mudanya sangat bagus untuk memperkuat partai di Kota Palu,” tambah Fery.
Optimistis Bersama PSI
Nama Anugrah yang meroket di peta politik Kota Palu membuat keputusannya berlabuh ke partai besutan Kaesang Pangarep ini terasa realistis.
Anugrah mengaku memilih PSI dengan kesadaran penuh setelah mempertimbangkan arah visi dan misi politiknya.
Bagi Anugrah, perpindahan ini bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan mencari wadah yang memberi ruang gerak lebih luas untuk menyerap aspirasi warga.
“PSI adalah partai yang berkembang sangat pesat. Untuk memajukan Kota Palu, wadah ini sangat tepat,” tutur Anugrah.













