PEMERINTAH Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas PUPR terus mendorong penerapan keselamatan kerja sektor pembangunan.
Untuk mewujudkannya, Dinas PUPR menggelar Sosialisasi Sosialisasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2026.
Kegiatan penting ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Parigi Moutong, Selasa (29/9/2026). Adapun acara ini menghadirkan KPA, PPTK, tim teknis, pelaku jasa konstruksi, hingga para pekerja.
Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas PUPR, Moh Aflianto Hamza, membuka sosialisasi ini. Ia menekankan sinergi pemda bersama BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan pemahaman keselamatan kerja.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan memperluas jaminan sosial bagi para pekerja.
Aflianto menegaskan, seluruh pihak harus mengutamakan keselamatan dalam setiap proyek konstruksi. Penerapan SMKK merupakan bagian dari budaya kerja untuk mengendalikan risiko kecelakaan.
“Pekerjaan kecil maupun besar tetap harus menerapkan keselamatan konstruksi. Langkah ini melindungi pelaksanaan pekerjaan, tenaga kerja, dan lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan penerapan keselamatan harus berjalan menyeluruh sejak awal hingga pasca-konstruksi.
Oleh karena itu, seluruh jajaran memegang peran penting sesuai tanggung jawab masing-masing. Di samping aspek keselamatan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga menjadi poin krusial.
Hal ini mengingat pekerjaan lapangan selalu bersinggungan dengan pelbagai risiko.
“Kami sengaja mengundang seluruh KPA, PPTK, dan tim teknis OPD. Langkah ini bertujuan menyamakan persepsi pelaksanaan keselamatan konstruksi,” ungkapnya.
Selanjutnya, Aflianto berharap sosialisasi ini menjadi ruang diskusi produktif bagi seluruh pihak.
Melalui sinergi ini, proyek pembangunan di Parigi Moutong berjalan aman, tertib, dan profesional. Edukasi ini menciptakan iklim kerja konstruksi yang selamat dan sejahtera.













