OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah menggelar edukasi keuangan. Kegiatan ini berlangsung di Desa Luk Panenteng, Bulagi Utara, Banggai Kepulauan.
OJK juga merancang pra-inkubasi Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI). Bupati Banggai Kepulauan hadir langsung memimpin jajarannya dalam acara ini.
Jajaran Pemkab memberikan dukungan penuh kepada OJK. Kedua pihak bekerja sama memperluas akses layanan keuangan masyarakat desa. Mereka memfokuskan program ini bagi wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Duta Literasi OJK memberikan edukasi mengenai pemahaman produk keuangan. Mereka mengajari warga cara mengelola keuangan harian dengan tepat. Tim OJK juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya aktivitas keuangan ilegal.
Saat pra-inkubasi, OJK mengenali potensi ekonomi desa. Tim mengumpulkan data kebutuhan serta akses layanan masyarakat. Data ini menjadi acuan penyusunan strategi keuangan lokal Desa Luk Panenteng.
Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, menegaskan tujuan utama program EKI. OJK mendekatkan akses keuangan yang bermanfaat bagi warga.
“Kami mendorong masyarakat memanfaatkan layanan keuangan secara produktif,” kata Bonny dalam siaran pers yang Eranesia.id terima, Jumat (25/9/2026).
“Langkah ini dapat mengembangkan usaha dan memperkuat ekonomi keluarga,” lanjutnya.
Kolaborasi ini akan menciptakan ekosistem keuangan yang berkelanjutan. Pemkab dan OJK optimistis meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T.













